Iran Holocaust
Bagaimana dunia mengecewakan rakyat Iran di bawah Republik Islam.

Didedikasikan bagi lebih dari empat puluh ribu warga Iran yang gugur dalam dua malam — serta bagi setiap wanita, pria, dan anak-anak yang telah terbunuh, baik sebelum maupun sesudahnya, karena menuntut hak untuk hidup bebas.1979 — 2026
Mengapa catatan ini ada.
Selama empat puluh tujuh tahun, dunia telah menyaksikan sebuah teokrasi membantai rakyatnya sendiri, sementara politik internasional secara konsisten memperlakukan Republik Islam sebagai masalah yang harus dikelola, bukannya rezim yang harus dimintai pertanggungjawaban. Bukti-buktinya tersebar di ratusan laporan berita, misi pencari fakta, dokumen yang bocor, dan arsip hak asasi manusia — namun semuanya terfragmentasi.
Situs ini disusun secara kronologis, mulai dari eksekusi pertama di atap Sekolah Refah pada Februari 1979 hingga pembantaian yang terdokumentasi pada tahun 2025–26 serta perang yang pecah setelahnya. Situs ini mencantumkan nama-nama korban dan pelaku. Di sini ditampilkan foto-foto, dokumen primer, serta laporan dari Misi Pencari Fakta PBB, Amnesty International, Human Rights Watch, Iran Human Rights Documentation Center, Center for Human Rights in Iran, HRANA, Iran International, BBC, Reuters, Associated Press, dan New York Times.
Juga mengajukan pertanyaan yang tidak nyaman: mengapa tanggapan global secara kronis asimetris? Mengapa kantor-kantor kanselir Eropa mengutuk kematian Mahsa Amini namun bungkam atas 5.000 korban berikutnya? Mengapa sebagian kelompok kiri Barat diam saat wanita Iran ditembak matanya karena tidak berkerudung? Mengapa Washington menjatuhkan sanksi terhadap polisi moralitas, namun di saat yang sama melarang masuk warga Iran yang menderita di bawah rezim tersebut?
Musim Dingin Kirmizi, dalam angka.
Data dihimpun dari HRANA, Amnesty International, BBC, dan Iran International. Setiap angka merupakan batas minimum — pemadaman internet masih menyembunyikan jumlah korban sebenarnya.
42.000+
Pengunjuk rasa yang dilaporkan tewas di tangan aparat keamanan dalam dua pekan pertama kerusuhan nasional.
200+
Kota dan daerah di Iran yang aksi protesnya terdokumentasi sejak 28 Desember 2025 — pemberontakan terbesar sejak 1979.
100.000+
Penangkapan yang tercatat selama 50 hari Musim Dingin Kirmizi, mencakup mahasiswa, dokter, pengacara, dan jurnalis.
8 — 9 Jan.
48 jam mencekam ketika dokumen kamar jenazah yang bocor, kesaksian dokter, dan video terverifikasi mendokumentasikan pembantaian terbesar.
Apa yang masih sempat direkam kamera.
Meski terjadi pemadaman internet total, rekaman terverifikasi dan laporan dengan narasumber yang kredibel berhasil disiarkan ke luar negeri. Empat laporan — dari BBC News, France 24, DW News, dan Iran International English — mendokumentasikan peristiwa di Iran antara Desember 2025 dan Februari 2026.
Video yang disematkan berasal dari YouTube sesuai dengan ketentuan masing-masing kanal. Pencantumannya di sini bertujuan untuk dokumentasi dan edukasi.
Apa yang terjadi, secara berurutan.
-
1
28 Desember 2025
Protes atas kenaikan harga roti, bahan bakar, dan krisis mata uang pecah di Rasht, dan dalam hitungan jam menyebar ke Teheran, Mashhad, Isfahan, Shiraz, Tabriz, dan Karaj setelah nilai rial anjlok melewati 1.500.000 per dolar.
-
2
8 — 9 Januari 2026 · Dua Malam
Pemadaman internet total mendahului operasi penembakan dengan peluru tajam yang terkoordinasi di seluruh negeri. Dokter, petugas kamar jenazah, dan video terverifikasi memperkirakan jumlah korban tewas mencapai ribuan hanya dalam kurun waktu 48 jam.
-
3
14 Januari 2026
BBC Verify mengautentikasi rekaman dari kamar jenazah di Teheran yang memperlihatkan deretan jenazah dan kerumunan warga yang mencari kerabat mereka yang hilang. Pada 26 Januari, rekaman terverifikasi lainnya menunjukkan penembak jitu di atap-atap gedung.
-
4
3 Februari 2026
Perintah Garda Revolusi yang disadap, yang mengisyaratkan pembantaian terencana, muncul dalam liputan independen. Dilaporkan adanya dokter yang ditahan karena merawat demonstran yang terluka di klinik swasta.
-
5
18 Februari 2026 · Chehelom
Peringatan empat puluh hari berkabung bagi para korban bulan Januari berubah menjadi aksi anti-rezim di lebih dari lima puluh kota. Di Lapangan Kaj, Teheran, massa meneriakkan nama Reza Pahlavi.
-
6
22 — 23 Februari 2026
Gelombang baru aksi mahasiswa di Teheran bertepatan dengan penguatan armada laut AS di Teluk. Sebuah jet tempur F-4 Garda Revolusi jatuh di dekat Hamadan. Menteri Luar Negeri mengisyaratkan adanya «peluang baik» untuk solusi diplomatik.
«Saya melihatnya dengan mata kepala sendiri.»
«Mereka menembak langsung ke barisan demonstran, dan orang-orang jatuh di tempat mereka berdiri.»
«Kantong jenazah kami habis sebelum jenazahnya habis. Lantai koridor tak terlihat lagi.»
«Rezim mematikan internet dan menyalakan senjata. Kedua sakelar berada di tangan yang sama.»
«Mereka membunuh kami di jalan dan menyebutnya ketertiban. Kami tidak lagi meminta izin untuk hidup.»
«Saya membersihkan darah dari trotoar dengan tangan saya sendiri. Baunya tidak hilang. Saya berusia sembilan belas tahun.»
«Mereka mengambil saudara saya dari tempat tidurnya pukul 3 pagi. Kami diperintahkan mengambil jenazahnya dari halaman sebelum matahari terbit, dan menguburkannya dalam diam.»
«Ketika internet kembali, para korban sudah dikuburkan. Rezim menyelaraskan kekerasannya dengan kegelapan yang ia ciptakan sendiri.»
"Adik perempuan saya baru berusia empat belas tahun. Dia membawa poster bertuliskan 'Perempuan, Hidup, Kebebasan.' Mereka menembak kepalanya dari atas atap. Saya menulis ini karena jika saya tidak menyuarakan namanya, tidak akan ada yang tahu. Namanya Sahar."
Delapan bab, satu catatan.
Setiap bab memiliki halamannya sendiri. Ikuti kronologinya, atau langsung menuju bagian yang ingin Anda baca.
Pemberontakan.
Dari atap Sekolah Refah pada Februari 1979 hingga jalanan Rasht pada Februari 2026.
Dua Malam.
Kesaksian saksi mata, keterangan dokter, dokumen yang bocor, dan log kamar jenazah mengenai apa yang terjadi selama dua malam tersebut.
Wajah-wajah Orang Mati.
Foto-foto mereka yang terbunuh, dihukum gantung, dan dikuburkan dalam makam tanpa nama. Setiap wajah adalah bentuk perlawanan terhadap angka statistik.
Diaspora & Protes di Luar Negeri.
Tehrangeles, Toronto, London, Berlin, Paris, Stockholm, Sydney — aksi protes dan media ekspatriat.
Aliran Pahlavi & Oposisi.
Piagam Mahsa, Reza Pahlavi, Alinejad, Esmaeilion, Boniadi, Karimi — dan apa yang dikecualikan.
Kemunafikan Dunia.
Sanksi hanya simbolis, ekspor minyak tetap berjalan — dan mereka menyebut hasilnya sebagai "pengekangan".
Tolak Keheningan.
Langkah yang bisa diambil oleh pemerintah, media, dan warga biasa — tersedia pula e-book lengkap untuk diunduh.
Baca e-booknya.
Enam belas bab, bibliografi, lebih dari dua ratus catatan kaki — setiap kutipan terhubung.



